Anjloknya Harga Komoditas Jadi Penyebab Neraca Ekspor Turun Di Kuartal II 2023 - Kamplongan
Bisnis  

Anjloknya Harga Komoditas Jadi Penyebab Neraca Ekspor Turun di Kuartal II 2023

Pekerja migran Indonesia, Ari Rohman, mendorong gerobak saat mengumpulkan tandan buah segar kelapa sawit saat panen di sebuah perkebunan di Banting, Selangor, Malaysia, 10 Juni 2022. Foto: Hasnoor Husain/ Reuters
Pekerja migran Indonesia, Ari Rohman, mendorong gerobak saat mengumpulkan tandan buah segar kelapa sawit saat panen di sebuah perkebunan di Banting, Selangor, Malaysia, 10 Juni 2022. Foto: Hasnoor Husain/ Reuters

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2023 mencapai 5,17 persen secara tahunan (tahun demi tahun/ yoy) dan tumbuh 3,86 persen secara triwulanan (kuartal ke kuartal/qtq).

Edy menjelaskan ekonomi Indonesia yang diukur dengan produk domestik bruto (PDB) triwulan II 2023, atas dasar harga berlaku mencapai Rp5.226,7 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan mencapai Rp3.075,7 triliun.

Meski begitu, neraca perdagangan ekspor pada periode ini negatif. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, komoditi ekspor mengalami kontraksi sebesar 2,75 persen.

Edy menjelaskan, ekspor yang mengalami kontraksi terjadi pada komoditas utama seperti bahan bakar mineral; lemak dan minyak hewani/nabati serta besi, baja dan nikel. Edy mengatakan ekspor CPO alias minyak sawit mengalami kontraksi 26,72 persen karena harga komoditas anjlok cukup dalam sebesar 43,76 persen secara tahunan.

“CPO kita terkontraksi 26,72 persen, karena harga yang berkontraksi cukup dalam ya. Jadi hargaTurun 43,76 persen yoy, seperti harga CPO di pasar global,” kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/8).

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh.  Edy Mahmud, dalam konferensi pers mengenai pertumbuhan ekonomi triwulan II 2023, Senin (7/8/2023).  Foto: Alfadillah/koil
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, dalam konferensi pers mengenai pertumbuhan ekonomi triwulan II 2023, Senin (7/8/2023). Foto: Alfadillah/koil

Meski ekspor CPO turun, Edy mengatakan volume penjualan komoditas ini masih mengalami kenaikan tahunan sebesar 5,16 persen.

“Jadi artinya dibanding kuartal II tahun lalu tapi karena prosesnya turun drastis yoy hargaDi pasar global turun 43,76 persen, sehingga secara total CPO kita mengalami kontraksi sebesar 26,72 persen,” kata Edy.

Sedangkan untuk ekspor yang bergerak positif adalah ekspor jasa karena banyaknya wisatawan mancanegara dan devisa yang masuk dari luar negeri.

"Ekspor barang migas dalam beberapa komoditas, seperti gas alam, hasil minyak dan minyak mentah. Ekspor jasa tumbuh positif sejalan dengan peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dan devisa yang masuk dari luar negeri," kata Eddy.

https://kumparan.com/kumparanbisnis/anjloknya-harga-komoditas-jadi-penyebab-neraca-ekspor-turun-di-kuartal-ii-2023-20wavZdQDQc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: