Eks Mendag M Lutfi Tiba Di Kejagung, Diperiksa Terkait Korupsi CPO - Kamplongan
NEWS  

Eks Mendag M Lutfi Tiba di Kejagung, Diperiksa Terkait Korupsi CPO

Mantan Menteri Perdagangan M. Lutfi tiba untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi korupsi CPO di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (9/8/2023).  Foto: Hedi/koil
Mantan Menteri Perdagangan M. Lutfi tiba untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi korupsi CPO di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (9/8/2023). Foto: Hedi/koil

Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memenuhi panggilan tim penyidik ​​Kejaksaan Agung (Kejagung). Dia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi minyak sawit mentah (CPO) atau bahan baku minyak goreng.

Lutfi tiba di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung pada pukul 08.55 WIB. Lutfi yang mengenakan batik biru tidak menjawab pertanyaan wartawan dan langsung masuk ke Gedung Bundar sambil tersenyum.

Lutfi tampaknya datang didampingi pengacaranya. Padahal, Lutfi sudah diperiksa kejaksaan pekan lalu, namun tak hadir dalam panggilan tersebut dengan alasan mendampingi istrinya berobat.

Sebelumnya, Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan, Lutfi diperiksa untuk melengkapi berkas pemeriksaan tiga korporasi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Panggilan ML [M Lutfi] terkait kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya ke industri sawit Januari 2022 hingga April 2022," kata Sumedana dalam keterangan tertulisnya beberapa waktu lalu.

Mantan Menteri Perdagangan M. Lutfi tiba untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi korupsi CPO di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (9/8/2023).  Foto: Hedi/koil
Mantan Menteri Perdagangan M. Lutfi tiba untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi korupsi CPO di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Rabu (9/8/2023). Foto: Hedi/koil

Tiga grup perusahaan telah menjadi tersangka, yaitu: Grup Wilmar, Grup Permata Hijau, dan Grup Musim Mas.

Ketiganya diduga merugikan keuangan negara dan menikmati uang hasil korupsi sebesar: Wilmar Group Rp 1.658.195.109.817,11; Grup Permata Hijau, Rp 186.430.960.865,26; dan Grup Musim Mas, Rp 1.107.900.841.612,08.

Dalam kasus CPO ini, lima orang sudah diproses hingga tingkat kasasi Mahkamah Agung (MA). Kelimanya telah divonis dan dijatuhi hukuman rata-rata 5-8 tahun penjara. Mereka antara lain mantan Dirjen Daglu Kemendag Indra Sari Wisnu Wardhana hingga Lin Che Wei.

Namun dalam putusan MA, kelima terpidana tidak dibebani uang pengganti sebesar Rp. 6,47 triliun. Dengan demikian, untuk menindaklanjuti Putusan Mahkamah Agung dalam rangka pemulihan kerugian negara, perbaikan aset, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga kelompok korporasi sebagai tersangka.

https://kumparan.com/kumparannews/eks-mendag-m-lutfi-tiba-di-kejagung-diperiksa-terkait-korupsi-cpo-20xIiaIml3G

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: