Mengenal Strategi Investasi Saham WSKT Melalui Right Issue

Mengenal Strategi Investasi Saham WSKT Melalui Right Issue

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) kembali berencana untuk menggelar rights issue. Emiten pelat merah ini membidik dana sebesar Rp 3 triliun pada aksi korporasinya tersebut.

Mengenal Strategi Investasi Saham WSKT Melalui Right Issue

Dilansir dari kontan, menurut Equity Analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora berpandangan jika aksi korporasi WSKT itu bisa menjadi salah satu sumber pembiayaan yang dapat diraih oleh WSKT untuk ekspansi bisnis. Sebab, pada tahun ini The Fed berencana untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini sebanyak 3-4 kali yang akan diikuti oleh kenaikan suku bunga 7 days RRR oleh Bank Indonesia (BI).

 

Kemudian, di tengah membaiknya kondisi pandemi Covid-19 dan adanya proyek ibu kota negara baru maka aksi korporasi ini dinilai menjadi katalis positif. Menurut dia, dana Rp 3 triliun bisa menjadi bekal Waskita Karya untuk ekspansi dan juga dapat mendorong saham WSKT berpeluang menguat.

 

Hanya saja, hal tersebut bersifat jangka panjang. Untuk jangka pendek, dia menyarankan untuk sell on strength WSKT pada harga Rp 580-Rp 600 per saham. “Karena untuk jangka pendek, secara teknikal masih downtrend,” imbuh dia.

 

Sebelumnya, Head of Investor Relation WSKT, Julius Caesar Samosir mengatakan bahwa right issue tersebut kemungkinan akan dilakukan pada semester kedua 2022. Salah satu tujuan rights issue kali ini untuk mengembalikan komposisi pemegang saham WSKT.

 

Sebab, dari rights issue yang digelar pada akhir tahun lalu komposisi kepemilikan pemerintah naik menjadi 75,35% dan publik sebesar 24,65%. Nah, dengan rights issue selanjutnya, Waskita Karya tersebut diharapkan komposisi kepemilikan berubah menjadi 66,04% saham digenggam pemerintah dan 33,96% digenggam oleh publik.

 

Strategi Investasi Saham WSKT di Tahun 2022

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melalui anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road (WTR) menandatangi perjanjian jual beli bersyarat Kings Bless Limited (KBL). Hal ini dilakukan dalam rangka rencana dari aksi korporasi PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Adanya aksi ini membuat kas perseroan menunjukkan dampak positif. Bahkan aksi ini sudah dilakukan sejak tahun 2021. Di mana Reksa Dana Penyertaan Terbatas SAM Jalan Tol (RDPT SAM-JT) mengambil alih kepemilikan WTR sebesar 40%.

Bentuk kesepakatan antara WTR dan KBL dengan adanya rencana melakukan exercise atas call option. Strategi skema transaksi dalam proses finansial menjadikan KBL pemegang saham dengan nilai Rp 3,8 triliun.

Dengan melepas tol Semarang-Batang WSKT mendapatkan dana segar dan semakin menyehatkan cash flow perusahaan. Hal ini diperoleh keterangan dari Equity Analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora 1 Oktober 2022 kemarin.

Prospek Saham Waskita

Prospek saham WSKT mendapatkan prediksi semakin bagus ke depan. Apalagi dengan adanya strategi investasi saham WSKT yang membantu meningkatkan kas keuangan perseroan.

Prospek ini terjadi akibat proyek Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara menopang perseroan. Dengan adanya hal ini membantu perseroan menandatangani kontrak dari beberapa mega proyek.

Dengan awal pembangunan IKN dan kondisi pasca pandemi saat ini mengakibatkan prospek positif untuk WSKT. Sebab perolehan kontrak perusahaan terus mengalami kenaikan dan membuat kinerja keuangan semakin membaik.

Untuk saham WSKT sendiri telah menggunakan strategi buy oleh Equity Analyst, Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora. Support pada 480 dengan target penguatan pada angka 545.

Skema Right Issue WSKT

Adanya strategi investasi saham WSKT membuat prospeknya semakin membaik. Bahkan hal ini terjadi dengan kehadiran saham baru atau right issue sebagai strategi.

Seperti yang telah ada sebelumnya, jika dalam rapat RUPSLB menetapkan bahwa WSKT akan menambahkan modal. Adanya right issue ini perseroan menerbitkan 24,56 miliar saham pada angka Rp 487 per lembar.

Waskita akan mendapatkan suntikan dana segar dari right issue sekitar Rp 11,96 triliun. Dana baru tersebut akan berguna bagi perseroan untuk restrukturisasi kewajibannya.

Bisa juga untuk modal kerja dan penyelesaian jalan tol proyek konstruksi yang perusahaan miliki.

Jika seorang investor sudah memiliki saham WSKT sebelum tanggal 26 November 2021, maka bisa mendapatkan saham baru dengan harga Rp 487 per lembar.

Strategi investasi saham WSKT berhasil menunjukan kinerja perseroan dengan prospek semakin positif. Hal ini dapat Anda lihat dengan strategi right issue perusahaan.

Wskt bergerak di bidang apa?

PT Waskita Beton Precast Tbk (Waskita Precast) merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Waskita), perusahaan konstruksi BUMN terkemuka di Indonesia, yang bergerak dalam industri manufaktur beton precast dan ready mix.

Kapan Wskt right issue?

BUMN Karya PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) menargetkan pelaksanaan rights issue dapat pada November 2022, seiring dengan realisasi PMN Rp3 triliun.

 

Apa itu saham WSBP?

Bursa Efek Indonesia (BEI) masih menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), meskipun WSBP telah mendapat persetujuan perjanjian perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

 

Saham Waskita milik siapa?

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Waskita Karya (Persero) Tbk adalah Negara Republik Indonesia, dengan persentase kepemilikan sebesar 66,04%. Penerima Manfaat dari Kepemilikan Saham Waskita Karya (Persero) Tbk adalah Pemerintah Republik Indonesia.

 

PT Waskita Karya termasuk perusahaan apa?

PT Waksita Karya (WSKT) merupakan salah satu BUMN yang bergerak dalam bidang kontraktor terkemuka di Indonesia yang memainkan peran utama dalam pembangunan negara, perusahaan ini didirikan pada tanggal 1 Januari 1961 yang berasal dari sebuah perusahaan Belanda yang bernama “Volker Aannemings Maatschappij N.V.“,

 

Avatar
Seorang manusia yang bekerja di bidang IT dan mencoba share tentang ilmu walo cuma setitik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *