Ojol Di Bali Perkosa Turis Brasil, Pelaku Sempat Kabur Ke Pasuruan - Kamplongan
NEWS  

Ojol di Bali Perkosa Turis Brasil, Pelaku Sempat Kabur ke Pasuruan

Ilustrasi Pemerkosaan.  Foto: Shutterstock
Ilustrasi Pemerkosaan. Foto: Shutterstock

Seorang turis wanita asal Brazil diduga diperkosa oleh seorang tukang ojek atau ojol online di Bali. Informasi pemerkosaan ojol awalnya viral di media sosial melalui postingan seseorang di Facebook Komunitas Uluwatu, Senin (7/8) malam.

"Dari hasil pemeriksaan diperoleh identitas terduga pelaku berinisial WD, laki-laki, tukang ojek online, alamat Bangsalsari, Jember, Jawa Timur," Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan, Selasa (8/8).

Dalam kasus ini, polisi mengunjungi korban, meminta keterangan dan melakukan pemeriksaan visum serta meminta saksi untuk mengumpulkan bukti tindak pidana pemerkosaan yang dilakukan pelaku.

Para korban juga telah diberikan pendampingan psikologis.

Berdasarkan keterangan korban, pemerkosaan terjadi di lahan kosong di Jalan Nyangnyang, Desa Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, sekitar pukul 04.00-05.00 WITA.

Awalnya, korban memesan ojol dari Villa Puri Kelapa Quest By Bukit dengan tujuan Villa ASRI Jimbaran. Korban diajak ngobrol oleh pelaku selama perjalanan. Hal ini membuat korban tidak memperhatikan rute yang ada di peta di ponselnya.

Pelaku rupanya membawa korban keluar jalur dengan membawanya ke lahan kosong. Pelaku langsung menyuruh korban keluar dari kendaraan.

"Selanjutnya pelaku memaksa korban (menelanjangi) dengan cara membanting korban ke tanah, mencekik leher korban dan menutup mulut korban," kata Jansen.

Korban melawan dengan cara memukul pelaku dengan sebotol air mineral. Ia berusaha bangkit dan kabur dari pelaku, namun gagal.

"Pelaku kembali membanting tubuh korban ke tanah, hingga akhirnya pelaku memperkosa korban, setelah itu pelaku kembali mengantar korban kembali ke villa tempatnya menginap." kata Jansen.

Turis Brasil Perkosa Ojol di Bali Kabur ke Rumah Paman di Pasuruan dengan Travel

Ditreskrimsus Polda Bali.  Foto: Subhan Zainuri/koil
Ditreskrimsus Polda Bali. Foto: Subhan Zainuri/koil

Seorang tukang ojek online atau ojol berinisial DW ternyata kabur ke rumah pamannya di Pasuruan, Jawa Timur, setelah memperkosa turis Brasil di Bali.

Pelaku kabur menggunakan jasa travel atau agen perjalanan di Desa Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

"Usai kejadian, pelaku menggunakan travel dari Jimbaran langsung menuju Jawa Timur, tujuannya ke rumah pamannya di Pasuruan," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Jansen Aviatus, Rabu (9/8).

Ditangkap di Pasuruan

Penangkapan pelaku di Jatim berawal dari laporan korban ke Polres Denpasar terkait tindak pidana pemerkosaan pada Senin (7/8).

Polisi kemudian berkoordinasi dengan perusahaan transportasi online untuk mendapatkan data pelaku.

"Pelaku merupakan ojol pekerjaannya sehari-hari dan berdasarkan data operasional di aplikasi perusahaan, pelaku sebenarnya mendapatkan perintah pada jam pada saat kejadian," dia berkata.

Polisi langsung mengecek keberadaan pelaku di kosnya di Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Polisi tidak menemukan pelaku di rumah kos tersebut.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berhasil mendeteksi keberadaan pelaku di Pasuruan. Polisi langsung menangkap pelaku pada Selasa (8/8) pukul 21.30 WIB.

Koster tentang Ojol memperkosa seorang turis Brasil: Itu memalukan di seluruh Bali

Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung DPRD Bali, Kamis (20/7/2023).  Foto: Denita BR Matondang/koil
Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung DPRD Bali, Kamis (20/7/2023). Foto: Denita BR Matondang/koil

Gubernur Bali Wayan Koster merasa malu dengan ulah pengemudi ojek online berinisial WD yang memperkosa turis Brasil di lahan kosong. Koster meminta polisi mengusut tuntas kasus ini.

"Kami minta Kapolda (Irjen Bali Ida Bagus Kade Putra Narendra) mengusut. Baru kali ini saya mendengar sopir memperkosa turis, memalukan bagi seluruh Bali," ujar Koster kepada wartawan di Kabupaten Badung, Rabu (9/8).

Koster memang optimistis kasus ini tidak akan berdampak signifikan terhadap minat wisatawan mancanegara untuk berlibur ke Pulau Dewata. Namun, politikus PDIP ini meminta polisi memberikan sanksi yang pantas untuk mencegah tindak pidana terhadap wisatawan.

"Hal ini agar ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia tentunya sudah ada peraturannya dan anda tidak boleh lagi melakukan hal seperti itu," dia berkata.

https://kumparan.com/kumparannews/ojol-di-bali-perkosa-turis-brasil-pelaku-sempat-kabur-ke-pasuruan-20xWj7lLtd6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: