Perbaiki Sanitasi Air, Kementerian PUPR Perbanyak Pembangunan IPAL - Kamplongan
NEWS  

Perbaiki Sanitasi Air, Kementerian PUPR Perbanyak Pembangunan IPAL

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams dan Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau lokasi IPAL Sungai Selayur di Palembang, Foto: Humas Pemkot Palembang
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams dan Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau lokasi IPAL Sungai Selayur di Palembang, Foto: Humas Pemkot Palembang

Setelah menjalani proses konstruksi sejak tahun 2017, kini IPAL yang berlokasi di Sei Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) ini hampir selesai dan diperkirakan akan beroperasi pada Desember 2023.

“Nantinya ada 100.000 kapasitas sambungan yang bisa dilayani oleh IPAL ini,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono saat meninjau lokasi IPAL Sungai Selayur di Palembang, Kamis (10/8).

Basuki mengatakan pembangunan IPAL ini merupakan salah satu proyek instalasi pengolahan air limbah dari rumah tangga, restoran dan sebagainya yang akan dikirim ke sini melalui pipa. Bahkan, proyek serupa juga berlangsung di Makassar, Pekanbaru, Jakarta. Kemudian kedepannya juga akan ada di Jambi.

“IPAL dapat membantu memperbaiki lingkungan dan memelihara lingkungan. Air hasil pengolahan limbah ini akan menjadi lebih jernih dan tidak berbau. Setelah kondisi air bagus, baru dibuang ke sungai,” jelasnya.

Dalam pembangunan IPAL di Palembang, kata dia, pihaknya bekerja sama dengan pemerintah Australia melalui Indonesia-Australia Partnership for Infrastructure. Tak main-main, investasi yang dilakukan untuk IPAL ini mencapai lebih dari Rp 1,2 triliun. Dimana Australia memberikan hibah sebesar Rp 600 miliar.

Sedangkan APBN dari Kementerian PUPR sendiri menganggarkan Rp 640 miliar untuk pipa distribusi, transmisi arteri dan tersier. Kemudian untuk pembebasan lahan seluas 5,8 hektar dan juga sambungan rumah menggunakan APBD dari Kota Palembang dan Provinsi Sumatera Selatan.

“Oleh karena itu, diperlukan edukasi kepada masyarakat untuk mendukung pemasangan sambungan IPAL ini. Karena IPAL ini bertujuan untuk sanitasi yang baik dan penyediaan air bersih. Semua ini dapat menyebabkan stunting,” terangnya.

Duta Besar Australia untuk Indonesia, Penny Williams mengatakan, proyek perencanaan pembangunan IPAL telah dimulai sejak 2011, dan konstruksi baru dimulai pada 2017. Ditargetkan, IPAL akan beroperasi penuh pada Desember 2023.

“Proyek ini merupakan investasi tertinggi dari proyek pengembangan kemitraan Australia. Beberapa waktu lalu, Presiden berkunjung ke Australia untuk hubungan ekonomi strategis. Ada sektor infrastruktur. Kami juga senang mendengar banyak industri dan perumahan yang mau terhubung dengan IPAL ini,” jelasnya.

Diakuinya, pembangunan IPAL ini merupakan kerja sama konkrit antara Australia dan Indonesia. “Kami berterima kasih karena ada contoh nyata kerjasama pembangunan antara Indonesia dan Australia dalam membantu kesehatan dan lingkungan di Indonesia,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan kerja sama ini merupakan hubungan yang baik antara kedua negara. “Dengan dibangunnya IPAL ini, berarti menjadi beban bagi Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang untuk berbuat lebih baik lagi dengan mengajak masyarakat hidup bersih untuk mengatasi stunting. Nilai investasi IPAL mencapai lebih dari Rp 1 triliun dan kami bersama Pemkot Palembang akan bertanggung jawab untuk sambungan rumah tangga,” ujarnya.

https://kumparan.com/urbanid/perbaiki-sanitasi-air-kementerian-pupr-perbanyak-pembangunan-ipal-20xsMhl5GAg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: