Unsur-Unsur Karya Seni Tiga Dimensi Dan Penjelasannya - Kamplongan
NEWS  

Unsur-Unsur Karya Seni Tiga Dimensi dan Penjelasannya

Ilustrasi Sebutkan Elemen Karya Seni Tiga Dimensi, Sumber: Unsplash/Ayadi Ghaith
Ilustrasi Sebutkan Elemen Karya Seni Tiga Dimensi, Sumber: Unsplash/Ayadi Ghaith

“Sebutkan unsur-unsur karya seni rupa tiga dimensi!” adalah salah satu pertanyaan yang akan didapatkan siswa selama belajar di sekolah. Pertanyaan ini sendiri ada dalam mata pelajaran Seni Budaya, khususnya materi karya seni rupa tiga dimensi itu sendiri.

Unsur-unsur tersebut perlu diketahui agar siswa memahami apa yang terkandung dalam karya seni rupa tiga dimensi. Hal ini penting ketika siswa mempelajari hal-hal lain yang berkaitan dengannya. Apalagi jika siswa mau menjadi seniman.

Elemen Karya Seni Tiga Dimensi

Ilustrasi Sebutkan Elemen Karya Seni Tiga Dimensi, Sumber: Unsplash/Rehany Mooy
Ilustrasi Sebutkan Elemen Karya Seni Tiga Dimensi, Sumber: Unsplash/Rehany Mooy

Mengutip sebuah buku Pembelajaran Seni Rupa: Karya Seni Tiga Dimensi dengan Material Bumi, Dr. Nur Fajrie, M.Pd. (2023:13), karya seni rupa yang memiliki tiga ukuran disebut karya tiga dimensi atau tiga dimensi. Dimensi yang dimaksud adalah panjang, lebar, dan tinggi.

Dalam sebuah karya seni rupa tiga dimensi, terdapat berbagai unsur yang perlu diperhatikan. Berikut ini adalah unsur-unsur karya seni rupa tiga dimensi.

1. Periode

Setiap karya seni pasti memiliki titik sebagai elemennya. Ini karena intinya adalah elemen yang paling dasar dan kecil. Nantinya, titik ini bisa berkembang menjadi berbagai hal lain, yaitu garis, bidang, dan ruang.

2. Garis

Garis adalah kumpulan titik-titik sejajar. Garis juga dapat diartikan sebagai guratan yang membatasi unsur-unsur karya seni lainnya, seperti objek, warna, ruang, dan sebagainya. Ada berbagai jenis garis dalam seni, misalnya horizontal, melengkung, dan halus.

3. Bidang

Jika beberapa garis dihubungkan, sebuah bidang terbentuk. Dalam karya seni tiga dimensi sendiri, sebuah bidang memiliki dua dimensi, yaitu panjang dan lebar. Bidang juga dibagi menjadi beberapa jenis, seperti asimetris, geometris, dan sebagainya.

4. Ruang

Sekelompok bidang dapat membentuk ruang. Ada dua ruang yang dikenal dalam karya seni, yaitu ruang ilusi dan ruang nyata. Ruang ilusi hanya dapat dirasakan melalui imajinasi, tetapi ruang nyata dapat dilihat langsung oleh mata.

5. Tekstur

Tekstur dapat dirasakan dengan sentuhan dan penglihatan pada permukaan karya seni. Ada dua tekstur dalam seni, yaitu semu dan nyata. Tekstur semu tidak memiliki nilai yang mirip dengan indra, sedangkan tekstur nyata sebaliknya.

6. Warna

Dalam karya seni, warna dapat menciptakan keindahan dan estetika agar terlihat lebih menarik. Warna juga bisa memiliki makna simbolik atau menyimbolkan sesuatu.

Baca juga: 10 Contoh Karya Seni 3D dan Fungsinya

Selain unsur-unsur karya seni rupa tiga dimensi di atas, berbagai hal lain juga bisa dipelajari untuk menambah pengetahuan. Salah satunya adalah contoh karya seni tiga dimensi (LOV).

https://kumparan.com/berita-terkini/unsur-unsur-karya-seni-tiga-dimensi-dan-penjelasannya-20xr2BEx4ma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: